Selasa, 10 November 2015

Seni Rupa Dua Dimensi (dwimatra)

Seni Rupa dua dimensi (dwimatra)

1. Membatik Sederhana
Bahan  dan  alat  yang  diperlukan:  cat air,  kertas,  kuas sederhana,  tempat air/pewarna.

2.Tarikan Benang
Bahan  dan  alat  yang  diperlukan: benang  kasur,  pewarna,  kertas HVS/gambar, koran bekas (alas meja), tempat pewarna(wadah air kecil).

Prosedur pengerjaan:

(a)  Siapkan adonan pewarna seperti pada proses batik sederhana.

(b) Ambil  benang  kasur  sepanjang  40  –  45  cm.  Celupkan  sebagian  besar benang  tersebut  pada    larutan  pewarna.  Kalau  larutan  pewarna  dirasakan terlalu banyak menempel pada benang, sebaiknya diperas dahulu. Pewarna yang terlalu banyak menempel pada benang akan mengakibatkan hasil yang kurang memuaskan.

(c)Letakkan  benang  tersebut  pada  kertas  yang  sudah  diletakkan  di  atas  alas koran.  Apakah  letak  benang  mau  diatur  atau  bebas  bergantung  pembuat. Ujung benang yang tidak terkena warna, harus ada di luar bidang kertas.

(d)   Lipatlah kertas tadi di tengah-tengah sisi panjangnya.

(e)    Sambil menekan  kertas  dengan  salah  satu  telapak  tangan,  tariklah  benang sampai keluar dari lipatan kertas. Arah tarikan bebas.

(f)    Buka lipatan kertas. Gambar apa yang terjadi?

(g)   Untuk  menghasilkan  beberapa  bentuk  dalam  satu  bidang  gambar/  kertas, lakukan  kegiatan  yang  sama  seperti  di  atas.  Dengan  mengubah  letak benang, akan diperoleh gambar baru.

3. Inkblot
Bahan yang diperlukan pada kegiatan ini hampir sama dengan kegiatan

    tarikan benang. Malahan benangnya sendiri pada inkblot  tidak diperlukan.

    Prosedur pengerjaannya:

(a)    Teteskan warna  yang  sudah  disiapkan  terlebih  dahulu  di  atas  kertas  yang sudah dialasi koran bekas.

(b)   Lipat kertas tersebut pada tengah-tengah sisi panjangnya.

(c)    Kertas  yang  sudah  dilipat  digosok  dengan  pinggir  telapak  tangan  serata mungkin terutama pada bagian yang ditetesi pewarna.

(d)   Buka lipatan kertasnya! Gambar apa yang terjadi?

(e)    Untuk menghasilkan gambar yang berwarna lebih dari satu, ulangi beberapa kali  kegiatan  seperti  di  atas,  tentu  saja  warna  yang  diteteskan  kemudian harus berbeda dengan warna sebelumnya.  Dengan meneteskan  -sekaligus-  beberapa warna  pada  permukaan    kertas,  dan kemudian melipat serta menggosoknya akan dihasilkan pula gambar yang multi warna.

 4. Menggambar dengan tiupan
Bahan  yang  diperlukan  sama  seperti  inkblot,  tambahannya  adalah

    sebuah sedotan minuman.

    Proses pengerjaannya:

(a)    Teteskan  cairan pewarna pada kertas yang  sudah  diletakkan  di  atas kertas koran.

(b)   Tiuplah  tetesan  warna  itu  dengan menggunakan  sedotan.  Sambil meniup, sedotan itu digoyang-goyangkan sehingga tetesan warna  akan menyebar ke berbagai arah. Usahakan  tidak ada ujung  tetesan yang masih menggenang. Tiup sampai habis.

(c)    Dengan meneteskan  beberapa warna  berbeda  dapat menghasilkan  gambar yang beranekawarna.

5. Cetak Tinggi
cetak tinggi yang sederhana ialah: stempel, jari, uang logam, potongan pelepah pisang, tutup botol, kulit kacang, buah-buahan, rol tissu dan benang ditempel, cukilan ubi/ wortel, dan sebagainya.

6. Sablon Sederhana
Mencetak bayangan merupakan kegiatan berkarya seni rupa yang menghasilkan gambar bayangan.

Media yang digunakan diperlukan kertas gambar, daun atau guntingan gambar, cat air, cat semprot, atau pewarna kue, sikat gigi bekas dan sisir.

Cara mencetak:

a. Daun atau guntingan gambar diletakkan di atas kertas gambar,

b. Cara mencetak dengan sisir atau dengan semprotan,

c. Setelah cat kering, daun atau guntingan kertas diangkat.

Nah, ini sebagian dari hasil karyaku untuk memenuhi tugas dari dosen yang super kecehh 😂 tunggu postingan selanjutnya....Semoga bermanfaat!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar